Google+ Followers

Site Info

Home » » Uji Heteroskedastisitas dengan Uji Glejser Program SPSS

Uji Heteroskedastisitas dengan Uji Glejser Program SPSS

Uji Heteroskedastisitas dengan Uji Glejser Program SPSS | Uji Heteroskedastisitas dengan Uji Glejser bertujuan untuk menguji apakah dalam model regresi terjadi ketidaksamaan variance dari residual satu pengamatan ke pengamatan yang lain. Model regresi yang baik maka tidak terjadi heteroskedastisitas.

DASAR PENGAMBILAN KEPUTUSAN
  • Tida terjadi heteroskedastisitas, jika nilai thitung lebih kecil dari ttabel dan nilai signifikansi lebih besar dari 0,05.
  • Terjadi heteroskedastisitas, jika nilai thitung lebih besar dari ttabel dan nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05.
LANGKAH-LANGKAH UJI HETEROSKEDASTISITAS

1. Buka data yang ingin di uji, silahkan download datanya untuk latihan DOWNLOAD
2. Buat data unstandardized residual terlebih dahulu, caranya : Pilih menu Analyze - Regression - Linear - masukkan variabel Y ke Dependent, masukkan variabel X1 dan X2 ke Independent (s) - klik Save - pada bagian Residul, centang (V) Unstandardized (abaikan kolom yang lain) - klik Continue - klik OK (maka akan muncul variabel baru dengan nama RES_1).

3. Selanjutnya buat juga abs_res

Uji Heteroskedastisitas

4. Selanjutnya Pilih menu Analyze - Regression - Linear
5. Masukkan variabel abs_res pada Dependent dan masukkan variabel X pada Independent (s)

Uji Heteroskedastisitas

6. Pilih Save – hilangkan centang (v) pada Unstandardized

Uji Heteroskedastisitas

7. Klik ContinueOk untuk mengkahiri perintah. Selesai sudah, jika hasil output latihan sobat sama seperti di bawah ini, artinya sobat telah berhasil melakukan Uji Heteroskedastisitas dengan Uji Glejser

OUTPUT YANG DIHASILKAN:

Uji Heteroskedastisitas

INTERPRESTASI OUTPUT:


Nilai ttabel dicari pada DITRIBUSI NILAI ttabel dengan N = 72 dan t0,025 maka diperoleh nilai ttabel = 1,996. Berdasarkan uji heteroskedastisitas dengan metode Glesjer diperoleh nilai thitung lebih kecil ttabel dan nilai signifikansi lebih besar 0,05, sehingga dapat disimpulkan data tidak terjadi masalah heteroskedastisitas.

Cara lain mendeteksi ada tidaknya masalah heteroskedastisitas : Uji Heteroskedastisitas dengan Grafik Scatterplot SPSS

Demikian pembahasan kita mengenai Uji Heteroskedastisitas dengan Uji Glejser, semoga dapat bermanfaat jika ada kritik dan saran silahkan berkomentar. Selanjutnya, simak Uji Autokorelasi

[Search : Uji Heteroskedastisitas dengan Uji Glejser Program SPSS, Dasar Pengambilan Keputusan Uji Heteroskedastisitas, Langkah-Langkah Uji Heteroskedastisitas]
[Img : Dokumen SPSS]
[Source : Imam, Ghozali. 2011. Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 19. Semarang: Badan Penerbit-Undip]

22 komentar:

  1. cara mentransformasi data gimana ya kak,kalau heteroskedatiisitas tdk normal

    ReplyDelete
    Replies
    1. ditransformasi ke bentuk logaritma mas, atau Ln

      Delete
  2. kalau terjadi hetero bagaimana?
    apa ada syarat kalau mau pakai LOG datanya harus bernilai positif?

    ReplyDelete
    Replies
    1. setau saya gak ada ketentuan datanya harus positif mas.. karena data dipeproleh asli dari data skunder..

      Delete
  3. menentukan t 0,025 atas dasar apa mas ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. jika uji 2-tailed pada uji t maka a=0,05/2 = 0,025

      Delete
  4. Replies
    1. dibelakang 5 apakah 0000...jika sama persis nilainya saya juga belum tau mbak..hehehe

      Delete
  5. mas, saya mau tanya saya pake data tentang rasio bank, uji normalitas & uji auto lolos semua, tp waktu uji hetero ada satu variabel yg tidak signifikan, padahal sudah saya coba Ln maupun Log, apakah ada solusi lain? terima kasih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Coba pakai outliner mbak atau pemotongan data

      Delete
  6. permisi, jika dari 4 variabel, ada 1 variabel yg terjadi heteroskedastisitas. apa yg harus dilakukan??
    lalu apakah penelitian tersebut masi layak dilakukan atau tidak??
    Terimakasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. jawabannya kurang lebih sama dengan komentar mbak Jelita di atas mbak

      Delete
  7. jika data kita mengalami heterokedastisitas pak,kemudian kita Ln kan tetapi masih dibawah 0.05. Bgaimana langkah selanjutnya pak? saya juga sudah mencoba menggunakan transformasi lain selain Ln

    ReplyDelete
    Replies
    1. Coba pakai pemotongan data atau outlier mbak..atau coba pakai heteroskedastisitas dengan metode lain seperti rank spearman

      Delete
  8. bagaimana kalau signya 0,051>0,05 tapi t hitungnya 1,967 > 1,657? apakah tebebas dari hetero pak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. 0,051 tetap lebih besar dari 0,050 pak,, jadi tetap tidak terjadi heteroskedasritas.. namun saran saya untuk menguatkan hasil simpulan ada baiknya bapak menggunakan metode lain untuk mendeteksi ada tidaknya gejela heteroskedastisitas misal dengan uji rank spearman

      Delete
  9. cara membuat ABS-RES nya gimana mas?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Menggunakan menu transform mbak.. untuk membuat Abs Resnya

      Delete
  10. mas kasih sumbernya donk aka dapusnya

    ReplyDelete

Pengunjung yang baik pasti meninggalkan komentar yang bijak dan membangun, terimakasih