Uji Normalitas Rumus Kolmogorov-Smirnov SPSS

Uji Normalitas Rumus Kolmogorov-Smirnov SPSS | Program SPSS memang sangat membantu dalam mengolah data penelitian kita, khususnya penelitian kuantitatif dan PTK. Kalau dalam kesempatan sebelummya kita telah membahas Uji Normalitas Data Dengan Shapiro-Wilk. Selanjutnya pada kesempatan kali ini kita akan membicarakan bagaimana cara melakukan Uji Normalitas Rumus Kolmogorov-Smirnov dalam program SPSS. Simak berikut ini.

Tujuan Uji Normalitas
Menguji apakah dalam model regresi, variabel residu memiliki distribusi normal atau tidak.

Dasar Pengambilan Keputusan Uji Normalitas
  1. Data berdistribusi normal, jika nilai sig (signifikansi) > 0,05.
  2. Data berdistribusi tidak normal, jika nilai sig (signifikansi) < 0,05.

Langkah-Langkah Uji Normalitas Rumus Kolmogorov-Simirnov
1. Buka data yang ingin di uji silahkan download untuk belajar sama-sama DOWNLOAD DATA
2. Buat data unstandardized residual terlebih dahulu, caranya : pilih menu Analyze - Regression - Linear - masukkan variabel Y (Konsentrasi Belajar) ke Dependent, masukkan variabel X1, X2, X3, X4 (Intensitas Mengajar Guru, Gaya Mengajar, Motivasi Siswa, Minat Belajar) ke Independent (s)

Uji Normalitas

3. Klik Save - pada bagian Residul, centang (V) Unstandardized (abaikan kolom yang lain) - klik Continue - klik OK, maka akan muncul variabel baru dengan nama RES_1

Uji Normalitas


Uji Normalitas

4. Selanjutnya pilih menu Analyze, lalu pilih Non-parametric Test, Legacy Dialogs - pilih submenu 1-Sample K-S
5. Masukkan variabel unstandardized residual ke kotak Test Variable List
6. Pada Test Distribution centang (V) normal



7. Klik OK, untuk mengakhiri perintah.

TAMPILAN OUTPUT



INTERPRETASI OUTPUT
Berdasarkan uji normalitas dengan Kolmogorov-Smirnov Test diperoleh nilai KSZ sebesar 1,186 dan Asymp.sig. sebesar 0,120 lebih besar dari 0,05 maka dapat disimpulkan data berdistribusi normal. Selanjuntnya akan di bahas Uji Linearitas Data dengan SPSS.

Demikian artikel dengan judul Uji Normalitas Rumus Kolmogorov-Smirnov SPSS, jika ada kritik dan saran yang membangun silahkan berkomentar? Terimakasih.

[Search : Uji Normalitas Rumus Kolmogorov-Smirnov SPSS, Cara melakukan Uji Normalitas Rumus Kolmogorov-Smirnov, Panduan Uji Normalitas Data dengan SPSS]
[Img : Dokumen SPSS]
[Source : http://www.konsistensi.com/]
Lihat: VIDEO Uji Normalitas Kolmogorov-Smirnov SPSS

152 Responses to "Uji Normalitas Rumus Kolmogorov-Smirnov SPSS"

  1. Mas, mau tanya apa bedanya uji normalitas yang menggunakan tahap analyze-->deskriptif statistic --> explore --> dan ada pilihan plotnya dengan uji non parametrik --> legacy dialog --> Uji K-S dengan yang model ada variabel residu nya mas? mohon dijelaskan mas

    BalasHapus
    Balasan
    1. Beda mbak, itu semua tergantung metode yang mbak pakai dalam analisis statistik dan datanya

      Hapus
    2. maaf saya juga masih bingung dengan perbedaan kedua cara tsb. kalau data penelitian saya berupa hasil posttest kelas A dan hasil posttest kelas B. kira-kira untuk uji normalitas nya pakai yang mana ya?

      Hapus
  2. Misi numpang tanya klw hasil uji normalitas nilai KSZ 1,777 sementara nilai Asymp.sig ny 0,004 (<0,05 apa masih berdistribusi normal datanya mas?

    BalasHapus
    Balasan
    1. berarti distribusinya tidak normal mas, karena yang dipakai untuk acuan adalah nilai sig lebih besar dari 0,05

      Hapus
    2. kira-kira ada solusinya gak yy mas... biar bisa datanya distribusi normal gitu

      Hapus
    3. jika data skunder baiknya pakai transformasi data mas, namun jika data karegori pakai prediksi data,,agar hasilnya menjadi normal

      Hapus
    4. Mas, bisa minta petunjuknya gimana lebih lanjut kalau data <0,05? Belum begitu paham dgn penjelasannya :( makasihhh

      Hapus
    5. Coba lakukan transformasi data yang tidak normal mbak

      Hapus
    6. Kalo misalnya udah transformasi data tapi data masih ngga normal aja itu gimana ya ?

      Hapus
  3. Bedanya pnggunaan shapiro sama kolmogorov apa ya?
    Kalo soalnya bntuk pilihan ganda pake teknik apa?
    Sama bedanya bartlett sama lavene apa ya? Saya ngitung d spss klwarnya lavene tpi gak tau alsannya knpa pake yg itu.
    Terimakasih

    BalasHapus
  4. Balasan
    1. yoke yoke, terimakasih aatas kunjungannya mas, jangan lupa mampir lagi,hehe

      Hapus
  5. bro..numpang tanya..
    hasil output yang saya dapatkan itu berbeda dengan yang diatas..
    Nilai KSZ nya tidak muncul...yang muncul malah nilai test statistic sebesar .174 dan nilai asymp sig sebesar .000
    atau seperti dibawah ini...
    One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test
    Unstandardized Residual
    N 65
    Normal Parametersa,b Mean .0000000
    Std. Deviation 2.09049230
    Most Extreme Differences Absolute .174
    Positive .174
    Negative -.133
    Test Statistic .174
    Asymp. Sig. (2-tailed) .000c
    a Test distribution is Normal.
    b Calculated from data.
    c Lilliefors Significance Correction.

    apa masalah dan solusinya ya??
    tq.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Selamat siang mas, kalau melihat dari nilai sig. hasil tersebut tidak normal mas, kalau tidak keluar nilai KSZ itu mungkin karena penyajian datanya salah atau mungkin residualnya kurang bervariasi

      Hapus
    2. jadi solusi penyelesainnya gimana ya ini bro..??

      apa ada hubungannya dengan versi spss yang dipakai??
      soalnya spss yang saya pakai versi 22.

      Hapus
    3. solusinya bisa dengan transformasi data, gak pengaruh kok mas versi spssnya

      Hapus
    4. assalamualaikum
      saya mau tanya, apakah point c. liliefors significance pada catatan kaki di output berpengaruh? terimakasih

      Hapus
    5. wa'alaikumsallam.. catatan kalinya diabaikan saja mbak.. walaupun hasil angkanya tidak normal catatan kaki mengatakan normal.. mungikin spss perlu memperbaiki masalah keterangan ini

      Hapus
    6. saya coba pake spsss 22, hasilnya kok beda ya pak padahal datanya sama punya anda,,,,,terima kasih

      Hapus
    7. maaf paa saya mau bertanya kasus saya sama seperti yang diatas dimana Asymp. Sig. (2-tailed) 000c. saya menggunakan spss 22 dan sudah mentrasformasi data dari ordinala ke interval. solusinya bagaimana ya pa. terimakasih sebelumnya

      Hapus
    8. kasus sy sama seperti KPOP. Cara mentransformasi data bagaimana maksudnya, apakah menyebar kuesioner lagi??

      Hapus
  6. Mas bro, tanya donk.. kalo KSZ nya ketemu 0.418 sama asymp sig nya 0.995, normal kan yah? Tks

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sorry mas sahid nanya lagi :D, gk normalnya knapa yah? Signya ketemu 0.995 (>0.05) ? #bingung:(
      Trims,

      Hapus
    2. sepertinya data mba eni normal. mhn dicek lagi mas sahid

      Hapus
    3. Maaf mbak Eni dan Mas Amir, Iya saya salah itu normal adatanya karana dilai sig. 0.995 (>0.05)

      Terimakasih telah dingatkan ;D

      Hapus
  7. aslmkm. bg, saya mintak referensi bukunya dong

    BalasHapus
  8. Aslmkm bg. Saya mau minta referensi bukunya dong bg

    BalasHapus
    Balasan
    1. wsskum, silahkan di klik di sini
      http://spssindo.blogspot.com/2014/01/hak-cipta-blog-spss-indonesia.html

      Hapus
  9. ass wr wb.
    mas mohon bantuan nya..
    bagaimana rumus persamaan untuk variabel moderating?
    dan penggunaan pada SPSS bagaimana?
    terima kasih
    wassalam

    BalasHapus
    Balasan
    1. ws.wr.wb.. pada prinsipnya cara melakukan uji regresi variabel moderator itu dengan mengkalikan nilai variabel bebas..
      Rumus persamaan regresinya :
      Y=a+b1x1...........(1)
      Y=a+b1x1+b2x2+b3x1x2..........(2)

      Hapus
  10. assalammu'alaikum
    Terima Kasih ilmunya sangat bermanfaat mas,
    maaf mau tanya mas hasil yang saya peroleh data tidak normal, mohon bantuannya dan bimbingannya bagaimana cara melakukan transformasi data karena saya belum paham mengenai transformasi data. data yang saya gunakan dari hasil kuisoner. mohon bimbingannya ya mas. email saya ayulestari0224@gmail.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. ws.wr.wb..
      ia betul jika data tidak normal memang prosedurnya bisa melalui transformasi data.. kalau anda memerlukan bantuan silahkan hubungi melalui sms dulu.. kapan2 saya akan posting mengenai cara transformasi data,, ditunggu ya

      Hapus
  11. salam. mas, apa bedanya analisis spss langsung dengan analyze-nonpar-1 ks, dengan cara yang anda gunakan?
    Trims

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ws.. Setau saya dilakukan secara langsung itu untuk mengetahui apakah data masing-masing memiliki distribusi normal.. namun jika dibuat dalam bentuk Unstandardized dulu.. itu untuk mengetahui kenormalan dalam model regresi.. mudah-mudahan terjawab

      Hapus
  12. mau nanya gan, kalo variabel Y (dependen) bentuk IPK mahasiswa gimana gan?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gak masalah mbak bisa juga untuk data skunder..

      Hapus
  13. mohon ditunjukan cara"nya / tutorial spssnya

    BalasHapus
  14. dan mohon jelaskan bagaimana konsepnya jika saya menggunakan rumus korelasi ganda, sebelumnya terimakasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. maaf... saya kira sudah cukup jelas mbak cara korelasi berganda... buku aja artikel ini :

      http://www.konsistensi.com/2014/06/cara-uji-korelasi-berganda-dengan-spss.html

      Hapus
  15. misi mas mau nanya nih penelitian saya pake analisis Uji T-test apakah untuk menguji normalitas bisa mengikuti langkah-langkah di atas?

    BalasHapus
    Balasan
    1. bisa mbak silahkan dicoba caranya..

      Hapus
  16. Mas, sebelumnya terima kasih atas penjelasan diatas, sangat membantu. namun hasil data saya tidak normal (<0,05) apakah bisa dibantu jelaskan cara dan langkah2 penyelesaiannya (transformasi data atau prediksi data) agar hasil menjadi normal.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mohon maaf mas,,, dijelaskan langsung aja mas.. bisa via telpon.. karena jika ditulis terlalu rumit mas

      Hapus
  17. mas saya mau tanya, jika nilai sig kolmogorov-smirnov saya ,000 maka data saya berarti tidak normal, lalu saya melanjutkan penelitian saya menggunakan alat analisis wilcoxon, yg saya ingin tanya apa nnti nilai ,000 pada kolmogorov saya akan jadi masalah saat sidang nanti, jika ditanya kenapa hasilnya bisa ,000 ? terimakasih, mohon bantuannya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. tidak masalah mbak uji wilcoxon adalah Non Parametrik.. jadi tidak mensyaratkan data harus normal

      Lihat Penjelasan lengkapnya di link bawah ini:

      http://www.konsistensi.com/2015/03/cara-uji-peringkat-bertanda-wilcoxon.html

      Hapus
  18. mas saya mau tanya
    1.apakah data untuk uji normalitas/homogenitas diambil dari angket yang sudah valid atau dari data yang akan dilakukan validasi
    2. apakah data untuk uji normalitas/homogenitas didapat dari setelah treatmen diberikan pada sampel
    mohon bantuannya ,terimakasih sebelumnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul mbak.. uji validitas digunakan untuk memastikan bahwa angket atau intrumen penelitian layak digunaka untuk mengukur variabel yang mau diteliti.. setalah valid baru bisa di uji normalitas dan homogenitasnya

      Hapus
  19. ow iya mas,tapi seandainya data yang akan dilakukan uji homogenitas/normalitas tersebut kita dpatkan dari data uji validitas angket tersebut, hal tersebut bisa dilakukan ?

    BalasHapus
  20. Balasan
    1. Password bisa dilihat di facebook di bawah mbak haaura fahma

      Hapus
  21. Password bisa dilihat via fb belajar istiqomah mbak

    BalasHapus
  22. kalau hasil sig. 0.05 itu gmana ya ?? karena bukan < atau > tapi = apakah data berdistribusi normal? tapi setelah saya tambahkan angka dibelakang desimal jadi 0,051 kalau seperti normal atau tidak mas? terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Prinsipnya jika nilai sig 0,051 > 0,05 maka asumsinya adalah data berdistribusi normal mas

      Hapus
  23. Terimakasig gan ...infonya sangat bermanfaat bagi saya mengolah data penelitian untuk menyelesaikan tesis saya. Semoga tambah sukses...amiin.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimaksih kembali.. senang jika artikel di atas bermanfaat dan bisa membantu mbak Nunung

      Hapus
  24. maaf mas mau tanya, kalau untuk deskriptif, apa perlu uji normalitas ? terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya kira gak perlu mas.. karena statisitik deskriptif tidak ada syarat [hanya memaparkan ada apa adanya]

      Hapus
  25. Malam mas
    Saya mau tanya jika data tdk normal bagaimana?
    Trimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. bisa dengan transformasi data atau statistik non parametrik atau outliner jika masih gagal juga maka ganti data...

      Hapus
  26. malam mas, saya mau tanya nihh, kalau data ga normal, terus ditransformasi, ada data yang berubah angka menjadi 0, atau ada angka yang hilang, itu harus diapakan yah?

    terus saya pernah melihat beberapa skripsi dimana uji Kolmogorov smirnov di sandingkan dengan uji shapiro-wilk dalam satu tabel,, itu caranya bagaimana yah mas,, skripsi saya deadline nii bulan agustus :D.. skripsi saya sistemnya event window.. thanks before mas :)

    BalasHapus
  27. mas untuk uji normalitas semu variabel dimasukan ya. ko dicontoh-contoh yang lain cuma dua sih.
    tolong dong kasih pencerahan maksaih.
    variabelku x1, x2 terhadap y

    BalasHapus
  28. kalo ada variabel mediasi macam mana mas?

    BalasHapus
  29. kak, referensi rujukannya dari buku apa ya? terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. silahkan cek di bagian daftar pustaka di bawah..

      Hapus
  30. mas saya mau tanya, kolmogorov-smirnov saya 1,654 atapi asymp. sig saya 0,008. itu berarti datanya normal atau tidak yah mas? terus kalo tidak normal, saya harus pake cara apa yah? mohon dibalas yah mas penting soalnya buat deadline skripsi. terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. berarti tidak normal.. coba ditransformasi dulu datanya..yang jelas tidak normalnya sebuah data karena angka-angkanya tidak konsisten...

      Hapus
  31. tadi saya coba tes uji dari data agan,, trus saya coba kok gak muncul KSZ nya yaa??
    apa ada yg salah?
    terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. memang ada keluhan jika mas ujinya pakai spss versi 22.. jika pakai versi 9-21 maka harusnya hasilnya sama mas..

      Hapus
  32. makasi mas bro buat postinggannya sangat membantu..

    BalasHapus
  33. mas, hasil spss saya nilai yang keluat cuma N, mean dan median saja,,, nilai sig dan kolmogorof smirnovnya tidak keluar.. apanya yang salah ya mas?
    mohon bantuannya mas... terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Masak sih mbak.. coba dicek lagi proses input datanya

      Hapus
  34. mas saya mau tanya,uji kolmogorov kenapa menggunakan nilai unstandardize residual ya? kenapa kolmogorov tidak di uji utk masing2 variabel??
    mohon penjelasannya yang lengkap mas,
    terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. unsrandardise residual dipakai untuk mengetahui apakah model regresi berdistribusi normal.. jika langsung tanpa unsrandardise residual untuk distribusi normalitas data biasa

      Hapus
  35. kalo asymp sig nya lebih kecil dari 0,05 gimana dunk ?? mohon masukannya trimakasih ...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alternatif solusi yang bisa dilakukan:
      1.Transformasi data
      2.Outlier
      3.Sebar ulang / ganti data
      4.Prediksi data : Untuk data primer

      Hapus
  36. mas, saya mau nanya kalau uji paired sample t-test perlu uji normalitas gak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya nuh mas.. harus normal karena uji paired sample t test adalah bagian dari statistik parametrik

      Hapus
  37. Assalamualaikum mas, saya mau tanya. Jika variabel y nya IPK apakah tetap harus dilakukan uji normalitas? terimakasih sebelumnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya harus mbak IPK itu termasuk jenis data skunder

      Hapus
  38. Selamat malam.. Saya mau tanya..
    Mengapa uji normalitas kolmogorov agak beragam yah?
    Penjelasan mas Sahid ini menggunakan residual.. Sedangkan yang lain, gak melewati proses itu, langsung dimasukkan saja semuanya (total X1, total X2, total Y) ke 1-sample ks. Kalau ikuti cara mas Sahid, saya dapet 0,061, aman. Namun kalau tidak pakai tahap mencari residu, hasilnya 0,00. Mohon petunjuk mas?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Memang betul uji normalitas banyak ragamnya pak.. cara di atas untuk mengetahui ditribusi data normal pada model regresi.. namun jika langsung dimasukkan tanpa proses Res1 maka itu untuk mengetahui normalitas masing masing variabel

      Hapus
    2. Mas mau tanya... kalo untuk regresi sebaiknya yg digunakan data normal atau residual ? Mohon petunjukknya

      Hapus
  39. sangat membantu. terimakasih

    BalasHapus
  40. mas sahid, saya mau bertanya. jika hasil one-sample kolmogorov smirnov saya, test statistic menunjukkan angka .052 dan asym .200, apakah data saya bisa dikategorikan sbg lulus uji normalitas?

    mohon bantuannya terimakasih.

    BalasHapus
  41. mas sahid, kalo saya make variabel moderating gmn ya cara uji asumsi klasiknya? apa dimasukin jd variabel independent gtu?

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya betul variabel moderating berperan sebagai variabel independent

      Hapus
  42. mas sahid mau nanya, kalau hasil kolmogorov smirnov saya 0.056 dan sym sig (2tails) nya 0.200 apakah data saya dapat dikategorikan sbg normal? bisa tolong dibantu mas, karena untuk skripsi. terimakasih

    BalasHapus
  43. mini mas, thukan yang diatas nilai kolmogorov lebih besar dari sing, kalau sebaliknya gimana mas, ada solusi ndak, atau yang penting keduanya lebih besar dari 0,05

    BalasHapus
  44. Pak Sahid,
    Sebelumnya saya ucapkan terimakasih, sangat bermanfaat ilmunya,

    mau tanya, untuk mendapatkan password cara gimana ya ?

    BalasHapus
  45. Mas kok disaya sig nya 0,200c.d nah d nya itu maksudnya apa ya ? Kalo c nya kan liliferos

    BalasHapus
  46. masbgmna klo angka kolmogrovnya ngk muncul? mohon solusinya...

    BalasHapus
  47. mas saya mau tanya donk,kok Kolmogorov-Smirnov saya tdk muncul yaa , masalahnya dimana ya mas apakah datanya terlalu sedikit angkanya atau kah sampelnya terlau sedikit ? saya oakai versi spss22. mohon bantuan penjelasanya mas.

    One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test
    Unstandardized Residual
    N 37
    Normal Parametersa,b Mean .0000000
    Std. Deviation 4.44780475
    Most Extreme Differences Absolute .118
    Positive .083
    Negative -.118
    Test Statistic .118
    Asymp. Sig. (2-tailed) .200c,d
    a Test distribution is Normal.
    b Calculated from data.
    c Lilliefors Significance Correction.
    d This is a lower bound of the true significance.



    BalasHapus
  48. mas sig. saya ,190 ada pangkat c kecil itu artinya normal gak?

    BalasHapus
  49. Selamat siang mas, maaf mau bertanya. Jika saya telah mentransformasi data dan kemudian datanya sudah normal, untuk pengujian selanjutnya memakai data yang telah ditransformasi atau tetap memakai data asli ya (sebelum transformasi) ?
    Terimakasih

    BalasHapus
  50. Selamat siang mas, maaf mau bertanya. Jika saya sudah mentransformasi data dan sudah normal, maka utk pengujian berikutnya (karena saya sedang dalam rangkaian uji asumsi klasik) memakai data yg sudah ditrasnform atau data asli ? terimakasih.

    BalasHapus
  51. Kalau gk muncul hasil ksz nya knpa yah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mungkin mbak menggunakan SPSS versi 22 atau 23, karena di SPSS terbaru munculnya Test Statistic

      Hapus
  52. maaf pak mau tanya... dari mana penentuan dasar pengambilan keputusan 0.05 ? teori siapa yah pak?

    mohon arahannya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. para pakar sudah menentukan pengambilan keputusan seperi itu.. cek buku imam ghozali atau buku lain tetang dasar pengambilan keputusan dalam uji normalitas kolmogorov

      Hapus
  53. mas boleh tau password untuk data latihannya gak,saya donlod dalam bentuk rar dan di password.
    terima kasih.

    BalasHapus
  54. mas mau tanya, kalo sig 0,200 KSZ 0,45 apa data saya normal mas? terimakasih

    BalasHapus
  55. assaslamualaikum pak saya ijin bertanya, kalau di penelitiannya itu hanya 1 variabel dan dospem meminta untuk mengukur uji independent sample t test nya per indikator dari 1 variabel tsb, maka uji normalitasnya pun harus satu satu per indikator? kalau ada indikator yg tdk berdistribusi normal, sdgkn dari awal datanya inteval bagaimana? ttp harus pake mann whitney?

    BalasHapus
  56. terimakasih pak blognya sangat berguna untuk saya :)

    pak saya mau tanya , kenapa hasil di spss ver 20 dan ver 22 beda ya pak? jika saya menggunakan ver 20 asymp.sig (2-tailed) .514 sedangkan jika saya menggunakan ver 22 asymp.sig (2-tailed) .077. jadi saya harus bagaimana ya pak? mohon arahannya pak :)

    BalasHapus
  57. Mas mau nanya dong, saya pake data kuesioner, data primer. Saat uji normalitas hasilnya tidak terdistribusi normal, apakah harus di transform? Dan bagaimana cara transformnya.. karena beberapa kali coba gabisa2

    BalasHapus
  58. Pagi mas, ingin tanya. Mengacu beberapa pertanyaan yg sudah diajukan oleh pembaca, pertanyaan saya :

    1. Jika tujuan penelitian mencari korelasi baik sederhana atau berganda, apakah tepat dilakukan uji normalitas dengan residual ?
    2. Apa cara ini hanya dapat dilakukan uji regresi baik regresi sederhana ataupun berganda ?
    3. Apakah cara ini juga berlaku untuk analisis jalur ?

    Terima kasih mas.

    BalasHapus
  59. Assalamualaikum..
    Saya mau tanya mas
    Pada hasil uji KS ini ada salah satu variabel saya yg tidak terdistribusi normal nilainya 0,000 kurang dari 0,05. Saya menggunakan 5 variabel dalam penelitian saya dan yg lainnya terdiatribusi normal. Kalo kaya gitu bisa dilakukan uji selanjutnya (dalam artian data saya dianggap normal) atau harus dirubah lagi datanya? Terimakasih mas

    BalasHapus
  60. Mas kalau di model saya ada variabel intervening/mediasi nya gmn? apakah utk melakukan uji normalitas harus 2x. Jadi, X ke Z dulu, setelah itu Z ke Y?

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalau saya biasanya variabel intervening saya jadikan sebagai variabel independen dalam uji normalitas..

      Hapus
  61. Mas mau tanya kenapa hasil uji kolmogorov saya berbeda pada spss versi 20 & 23. Pada versi 20 data normll (0.200)sedang pad spss 23 data tidak normal (0.003)

    BalasHapus
    Balasan
    1. memang demikian pak.. gampangnya pakai hasil spss versi 20 saja pak

      Hapus
  62. Mas mau nanya nih skala dependen saya kan pke skala guttman sedangkan skala independen saya likert semua apakah hasilnya terhadap uji normalitas ini akan berpengaruh?

    BalasHapus
  63. Ass. Mas saya mau tanya

    Saya pakai spss 22. Data yg saya dapat
    Test statistic 0.067
    Sig 0.200

    Apakah data saya berdistribusi normal/tdk?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wss. normal pak karena nilai sig lebih besar dari 0,05

      Hapus
  64. Mas saya mau nanya hasil uji normalitas data saya hasilnya 0.000 itu kan todak normal mas, kiranya harua bagaimana ya mas ? Dan kalo solusinya transformasi data, makaut dari transformaai data itu apa ya ? Makaaih mas

    BalasHapus
    Balasan
    1. Transformasi data adalah pengubah data ke bentuk lain seperti log atau Ln pak

      Hapus
  65. Uji normalitas disini, jk data kuesioner, apakah diambil dr masing2 jumlah variabel?
    Misalkan. Var1 (5 pertanyaan)

    BalasHapus
    Balasan
    1. data diambil dari jumlah item-item soal pada masing-masing variabel pak.. bukan jumlah total masing-masing variabel

      Hapus
  66. Mas data saya kan normalitas residualnnya kan gak normal. Terus data residualnya itu saya transform dan bisa normal. nah itu bisa nggak pake cara gitu?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa mbak.. karena memang begitu prosedur untuk mengatasi nilai residual yang tidak normal yakni dengan transformasi data

      Hapus
  67. saya mau bertanya, kalau mau uji normalitas, itu yang di uji variabel independennya satu saja atau semuanya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semua variabel mbak.. karena dalam hal ini kita ingin mengetahui apakah model regresi berdistribusi normal atau tidak melalu uji normalitas kolmogorov pada nilai residualnya

      Hapus
  68. Mas kok di saya sig nya 0,200c.d itu terdistribusi normal tidak ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. nilai signifikansi 0,200 lebih besar dari 0,05 maka dapat disimpulkan data berdistribusi normal

      Hapus
  69. Selamat malam pak sahid saya mau tanya, pas melakuan tes one sample kolmologrov-smirnov tes di spss 23 kok hasil paling bawah
    Test statistic 0.230
    Asymp.Syg (2-tailed) 0.000
    Itu kenapa ya?
    Terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jelas karena memang distribusi datanya tidak normal mbak..hehe

      Hapus
  70. Membantu yg belajar spss

    BalasHapus
  71. Selamat malam Pak,

    Pak mau tanya mengenai nilai mean : 0,000000 pada output kolmogorov smirnov. Bisa tolong dijelaskan pak nilai mean itu rata2 atas apa ya? Nilai mean 0,0000000 itu wajar atau tdk ya pak? Mohon pencerahannya..

    Terima kasih..

    BalasHapus
  72. mas mau tanya kalo data sudah di uji pake kolmogorov terus tidak normal lalu diobati dan masih tidak normal. cara nya gmn ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. jika sudah ditransformasi namun masih juga belum normal..maka sekarang coba dengan outlier dan lihat hasilnya

      Hapus
  73. Mas,kalau jumlah item pertanyaan untuk tiap variabel beda, yg diinput semua item atau diambil beberapa? Karena total ya jadi berbeda jauh antar variabel.
    X1 = 2 pertanyaan
    X2 = 5 pertanyaan
    X3= 3 pertanyaan

    Y =6 pertanyaan

    mohon jawabannya. Terima kasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lebih baik menggunakan nilai rata-ratanya pak..itu juga boleh kok pak

      Hapus
  74. Pak mau tanya, kalau data saya absolute nya 0.090 positive nya 0.090 negative nya -0.063 test statistic nya 0.090 dan asymp sig nya 0.200 cd itu sudah normal blm ya pak?
    Tp pas saya uji durbin waston itu terdapat masalah autokorelasi itu kira2 apa ya pak masalahnya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Untuk pertanyaan yang pertama data penelitian bapak berdistribusi normal..sementara untuk mengatasi gelaja autokorelasi bapak bisa mencoba uji runt test

      Hapus
  75. bagaimana jika nilai signifikan = 0.05 tidak lebih dari dan tidak kurang dari

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau begitu coba pakai perbandingan Z hitung dengan Z tabel mas

      Hapus
  76. permisi mas mau tanya. apakah uji kolmogorof smirnov ini bisa untuk mengetahui apakah datanya itu signifikan atau tidak dengan melihat nilai asym sig nya aja? klw misal asym sig nya 0,023 > 0.05 apakah ini bisa menyatakan bahwa data nya ini signifikan atau tidak selain menyatakan terdistribusi normal? terima kasih mas

    BalasHapus
    Balasan
    1. signifikansi 0,023 itu lebih kecil dari 0,050 mas..jadi data penelitian tidak berdistribusi normal

      Hapus
  77. selamat siang maaf saya mau tanya untuk uji normalitas jika ada variabel intervening bagaimana ya mas? terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Untuk uji normalitasnya dilakukan 2 kali mbak..contoh uji normalitas dulu variabel independen ke dependen..kemudian uji normalitas independen dan intervening ke dependen

      Hapus
    2. RALAT: Untuk uji normalitasnya dilakukan 2 kali mbak..contoh uji normalitas dulu variabel independen ke INTERVENING..kemudian uji normalitas independen dan intervening ke dependen

      Hapus

Pengunjung yang baik pasti meninggalkan komentar yang bijak dan membangun, terimakasih