Google+ Followers

Site Info

Home » » Cara Mengatasi Soal Angket yang Tidak Valid

Cara Mengatasi Soal Angket yang Tidak Valid

Cara Mengatasi Soal Angket yang Tidak Valid | Banyak temen-temen yang bertanya tentang bagaimana Cara Mengatasi Soal Angket yang Tidak Valid setelah dilakukan uji validitas dengan SPSS. Sebelum saya membahas tentang solusi mengatasi permasalah tersebut, terlebih dahulu saya akan menjelaskan mengapa item soal dalam angket yang sobat buat dengan susah payah itu ternyata setelah di uji validitas hasilnya menyatakan bahwa item angket tidak valid. Angket tidak valid bisa disebabkan oleh beberapa hal yakni : Soal yang dibuat kurang jelas sehingga membuat para responden bingung memilih jawaban yang mana. Sebab lain angket tidak valid yakni karena jawaban yang diberikan oleh responden tidak konsisten. Ketidakkonsistenan ini bisa dikarenakan responden malas menjawab terhadap item soal angket yang kita berikan atau secara sederhana reponden menjawab soal tersebut asal-asalan, sehingga item yang seharusnya mendapatkan nilai jawaban tinggi malah menjadapatkan jawaban rendah atau sebaliknya.

Kriteria Angket Dikatakan Valid atau Tidak Valid

Seperti yang kita ketahui bersama dalam uji validitas dengan program SPSS, Item anget dinyakatan valid jika nilai rhitung > nilai rtabel. Sebaliknya, jika nilai rhitung < nilai rtabel item angket tersebut dinyatakan tidak valid. Untuk memperjelas pemahaman sobat berikut saya tampilkan contoh anget yang valid dan yang tidak valid setelah dilakukan uji validitas dengan SPSS.

Cara Mengatasi Soal Angket yang Tidak Valid

Setelah mengetahui penyebab mengapa angket tidak valid, dan mengetahui kriteria angket yang valid maupun yang tidak valid. Selanjutnya, saya akan memberikan Cara Mengatasi Soal Angket yang Tidak Valid. Banyak cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi item angket penelitian yang tidak valid, yaitu :
  1. Memperbaiki pertanyaan dalam angket yang tidak valid dan membagikan ulang kepada responden untuk dijawabnya. Tentunya jika item angket di ulang, pertanyaan yang disusun harus lebih baik dari sebelumnya, Sekaligus peneliti harus memastikan bahwa responden menjawab pertanyaan tersebut dengan serius. Kelemahan dari cara ini adalah membuang banyak waktu, dan tidak ada jaminan bahwa angket yang ulang dapat valid setelah di lakukan pengujian kembali
  2. Melakukan drop terhadap angket yang tidak valid. Drop disini maksudnya membuang item-item soal yang tidak valid setelah dilakukan pengujian atau dengan kata lain tidak mengikutkan nilai item anget yang tidak valid dalam perhitungan selanjutnya, seperti uji reliabilitas. Namun jika item soal dalam angket tersbut dianggap penting, maka lakukan langkah pertama atau langkah ketiga ini.
  3. Cara lain yang bisa dilakukan untuk Mengatasi Soal Angket yang Tidak Valid adalah dengan melakukan prediksi angket valid. Maksudnya begini, sobat bisa mengubah nilai-nilai anget yang dianggap menggangu dan membuat nilai anget tersebut tidak valid. Namun ingat ini haya PREDIKSI, jika setelah nilai diubah dan uji, item angket tersebut menjadi valid, maka selanjutnya lakukan cara yang pertama, namun dengan memberikan penekanan terhadap responden dan banyak berdoa agar jawaban yang diberikan responden sesuai dengan prediksi yang sobat buat tadi. Jangan mengubah nilai angket tandapa melakukan cara yang pertama, karena itu termasuk manipulasi data dan tidak saya anjurkan.
Tips dari saya sebelum memutuskan untuk menyebar angket kepada responden, gunakanlah angket uji coba dulu dan diberikan kepada reponden uji coba jugan dengan jumlah yang lebih sedikit, sehingga jika terjadi permasalahan tidak valid, untuk solusinya dapat lebih mudah karena responden uji coba hanya sedikit.

Bagaimana sobat, mudah-mudahan cukup jelas ya, semoga postingan ini dapat menjadi jawaban bagi pertanyaan-petanyaan kemarin tentang uji validitas. Untuk, keputusan mau pakai cara yang mana itu tergantung pada kebutuhan penelitian dan waktu sobat. Terimakasih.

[Search : Cara Mengatasi Soal Angket yang Tidak Valid, Solusi mengatasi Item Angket yang Tidak Valid, Tips membuat angket valid dalam penelitian, ketahui penyebab angket tidak valid, Kriteria Angket Dikatakan Valid atau Tidak Valid]

60 komentar:

  1. ass,,pak sahid saya mau tanya,,saya sudah bikin kuesioner 15,,tapi setelah di uji yang valid hanya 4 pak,,mohon sarannya pak biar kuesioner saya banyak yang valid,,,terima kasih..

    ReplyDelete
    Replies
    1. wss. maaf kalau agak lama balesnya.. Penyebab tidak valid adalah jawaban responden yang tidak konsisten.. jawaban tidak konsisten bisa jadi karena pertanyaan atau item angket kurang jelas.. solusinya bisa dengan cara memperbaiki angket dan menyebar ulang kerespondenya pak... terimakasih

      Delete
  2. Pak saya mau tanya, misalkan seorang peneliti menyebarkan uji coba kuesioner sebanyak 30 buah, kemudian hasil kuesioner uji coba tersebut valid dan reliable.

    Kemudian peneliti itu menyebar lagi dalam skala besar misal 100, yang datanya dipakai untuk uji-uji lainnya.

    Dalam hasil penelitiannya, dia menggunakan data kuesioner uji coba sebanyak 30untuk uji coba validitas dan reliabilitas, sedangkan dalam uji coba yang lain (sisanya) dia menggunakan data yang 100.

    Pernyataan ini saya dapat dari beberapa dosen dan mereka bilang boleh-boleh saja karna memang uji valid dan relible digunakan utnuk mengukur alat penelitian, tetapi saya masih ragu, mohon pencerahannya pak

    ReplyDelete
    Replies
    1. ada penelitian yang langsung berapapun datanya di uji validitas dan reliabilitas,,, namun ada juga yang pakai uji coba misal sebanyak 30 sampel.. nah jika dengan 30 sampel tersebut tenyata hasilnya valid dan reliabel.. maka tidak perlu di uji lagi untuk sampel yang sesunggunya

      Delete
  3. Mau tanya salah satu pertanyaan kuesioner saya menanyakan anak sering membawa tas jenis apa ke sekolah hampir semua menjawab jenis ransel (pilihan 1)...jadi hasil uji validitasnya tidak valid....jadi bagaimana ya pak?pertanyaannya penting untuk dimasukkan ke hasil

    ReplyDelete
    Replies
    1. memang betul.. jika semua jawaban sama maka dianggap tidak valid.. atau nilai korelasi di spss tidak muncul..solusinya bisa memakai prediksi data mbak..mencari dengan pengamatan apakah memang betul semua tas yang dipakai adalah ransel

      Delete
  4. Mau tanya pak, bagai mana cara mengatasi kuesioner, yang sudah dinyatakan valid, namun saat di uji reliabelitasnya, dinyatakan bahwa kuesioner tersebut tidak reliabel...
    bagaimana cara mengatasinya pak? agar kuesioner tersebut dapat dikatakan reliabel...
    terimakasih pak...

    ReplyDelete
    Replies
    1. dalam kasus seperti ini ada dua solusi yang bisa diakukan seperti yang sudah saya jelaskan pada artikel di atas yakni dengan memperbaiki redaksi kuesioner lalu disebar ulang,,, atau menggunakan prediksi data

      Delete
  5. pak nanya, jika saya membuat soal angket dengan lebih dari satu jawaban setiap soalnya (satu soal boleh menjawab >1 jawaban), bagaimana validasinya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Prinsipnya sama pak.. misal pilihannya 5.. jika nanti validitasnya pakai pearson maka mas tinggal mengkorelasikan antara item pertanyaan yang dijawab responden dengan skor totalnya mas

      Delete
    2. Terima kasih sebelumnya Pak penjelasannya sangat jelas dan memuaskan, namun saya masih bingung dalam memasukan angka data ke tabel. Jika lebih dari 1 jawaban, kita memasukkan angka ke data tidak bisa dilambangkan dengan angka 1,2,3 seperti biasa pak? Jika memungkinkan, bisakah Bapak menberikan contoh. Terima kasih.

      Delete
    3. Silahan cari video saya di youtube dengan keyword :Video Uji Validitas dan Reliabilitas Dengan SPSS

      Delete
  6. pak saya ijin tanya
    apabila setelah angket di validasi expert judgment, langsung disebar ke responden bagaimana pak? karena responden hanya 22 orang

    ReplyDelete
  7. Pak maaf sebelumnya saya mau tanya, saya kan punya data Alpa crounh 0,599 bisa dikatakan reliabel tidak pak, klo bisa menurut siapa dan dibuku apa ya terima kasih atas bantuannya. Wahyu

    ReplyDelete
    Replies
    1. TIDAK REABEL KARENA HARUS LEBIH BESAR DARI 0,6 MENURUT BUKU C TIHARJI

      Delete
    2. TIDAK REABEL KARENA HARUS LEBIH BESAR DARI 0,6 MENURUT BUKU C TIHARJI

      Delete
    3. TIDAK REABEL KARENA HARUS LEBIH BESAR DARI 0,6 MENURUT BUKU C TIHARJI

      Delete
    4. TIDAK REABEL KARENA HARUS LEBIH BESAR DARI 0,6 MENURUT BUKU C TIHARJI

      Delete
    5. betul sekali pak..terimakasih telah membantu mas wahyu..;D

      Delete
  8. mau ikut tanya.
    apa saja yang menyebabkan butir angket ada yang tidak valid?

    ReplyDelete
    Replies
    1. karena distribusi jawaban dari responden tidak konsisten.. barangkali ada beberapa responden yang asal menjawab atau mungkin asal menjawab karena mereka bingung dengan isi kuesionernya mas bagas

      Delete
  9. mau tanya pak...apa jawaban kuesioner "benar - salah" itu nilai aplha cronbachnya selalu rendah bila diuji di SPPP....trimakasih sblmnya pak

    ReplyDelete
    Replies
    1. tidak selalu kok mbak nilai alpha cronbachnya kecil.. bisa kok mbak di uji dengan spss maupun excel..

      Delete
  10. Saya mau bertanya, berapakah minimal responden untuk uji validitas dan untuk penyebaran kuesioner sesuai dengan teori-teori. Terimakasih

    ReplyDelete
  11. Terima kasih informasinya sangat bagus.

    ReplyDelete
  12. Mau tanya pak, kalau ada item pernyataan yang tidak valid kemudian di drop lalu dilakukan uji reliabilitas dan regresi, apakah sewaktu uji regresi tersebut item yang telah di drop dihapus juga dalam perhitungan untuk uji regresinya? Mohon pencerahannya pak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Item yang di drop tidak ikut dihitung dalam analisis selanjutnya dalam hal ini regresi

      Delete
  13. assalamualaikum wr wb.. pak..
    saya mau tanya pak... bagaimana cara uji validitas dan reabilitas atas 2 skala nominal dan ordinal sementara skornya kan beda...

    ReplyDelete
  14. Wa'alaikumsalam.. perbedaan skala itu terdapat dalam satu variabel atau variabel yang berbeda??

    ReplyDelete
  15. Pak kenapa ya data saya vak valid terus . Padahal jawaban kuesioner banyk yg setuju dan tidak ada jwaban ygg tidak setuju ..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jawaban dengan skor tinggi tidak selalu menetukan sebuah item kuesioner valid mbak savira

      Delete
  16. selamat siang

    kuesioner saya sudah uji sampel, dan semua sudah valid dan reliabel
    tetapi jika didalam peyebaranya ada beberapa item pernyataan yang tidak saya gunakan (atau dibuang) apakah diperbolehkan.

    mohon pencerahanya apa yang harus saya lakukan
    terimakasih atas perhatianya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pertanyaan saya mengapa item-item tersebut harus dibuang?? Drop out atau pembuangan item kuesioner itu dilakukan ketika item kuesioner tersebut tidak valid mas

      Delete
  17. assalmualaikum pak mau ikut tanya juga,kenapa semua jawaban yg relatif positif hasilnya malah tidak valid ya pak ?
    apakah jawaban harus bervariasi tiap responden ?
    terimakasih pak

    ReplyDelete
    Replies
    1. wa'alaikumussalam.. iya betul,, nilai tinggi semua tidak jaminan bahwa item akan valid mbak

      Delete
  18. pak, mau nanya jika ada data yg tdk valid apakah hrs dilakukan pengujian ulang ? soalnya data saya ada yg tdk valid & tdk dilakukan pengujian ulang hanya mengeluarkan data yg tdk valid tsb . terima kasih mohon balasannya

    ReplyDelete
    Replies
    1. tidak harus selalu dilakuan penyabaran kuesioner ulang mbak.. jika yang tidak valid hanya sedikit dan indikator dari variabel masih terwakili maka mending pakai cara drop out aja

      Delete
  19. selamat malam pak...mau tanya...misalnya kuesionernya cuma memiliki 1 pertayaan...apakah bisa divalidkan??kalau misalnya tidak bisa divaalidkan,apa penyebabnya...makasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jika hanya 1 pertanyaan maka tidak bisa dengan menggunakan merode perason product momen.. jika hanya satu pertanyaan maka menggunakan validitas ahli saja pak

      Delete
  20. Assalamualikum pak sahid.. Saya mau tanya.. menggunakan uji valid apakah kuisioner dengan nilai 1 jika jawaban benar dan 0 jika jawaban salah? Saya sudah mencoba menggunakan pearson.. Tp dari 39 pertanyaan cm 6 soal yg valid. Mohon solusinya

    ReplyDelete
    Replies
    1. wa'alaikumussalam.. alternatifnya:
      1. Sebar ulang
      2. Prediksi data

      Delete
  21. Assalamualaikum, pak Sahid, saya mau bertanya, saya menyusun angket dengan 25 item, setelah di uji validitas, gugur 17 soal pak, sehingga item saya tersisa 8 pak, namun aspeknya tidak ada yg gugur dan item yang tersisa masih mewakili aspek saya, yang mau saya tanyakan pak, apakah saya masih dapat menggunakan angket tersebut dengan membuang 17 item gugur dan hanya menggunakan 8 item tersisa pak? Terumakasih sebelumnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. wa'alaikumussalam,, jawaban saya boleh memakai 8 item tersisa dengan catatan 8 item tersebut mampu mewakili indikator dari variabel yang mau diteliti

      Delete
  22. Saya kan sudah melakukan uji chi square.dan hasil.a angka.Asymp.sig.nya.. 516 valid ngk mas???
    Mohon pencerahannya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Uji Chi square itu digunakan untuk mengetahui hubungan mas.. jika nilai sig 0,516 > 0,05.. maka tidak ada hubungan mas

      Delete
  23. mau bertanya pa, apabila soal yg tdk valid sudah diperbaiki dan akan diuji coba ulang, apakah menyertakan kmbali soal yg valid atau yg diuji cobakan yg validnya saja ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. boleh disertakan kembali yang tidak valid.. ada kemungkinan juga tidak valid bukan karena soalnya jelek namun karena respondennya asal dalam menjawab

      Delete
  24. pak mau Tanya, saya sedang penelitian skripsi, saya sudah menguji kuesioner saya dengan validitas dan reliabilitas. angka alpha croanbach menunjukkan rata2 0.95, namun untuk validitas tiap butir soal complang campling pak, ada yg tinggi dan juga rendah/tidak valid. kira2 gimana pak? apa yg mempengaruhi nilai validitas? jawaban responden atau susunan pertanyaan yg berpengaruh pak? mohon pencerahannya.terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jawaban responden sangat mempengaruhi kevalidan item kuesioner..yang tidak valid kalau jumlahnya cuma sedikit maka bisa di drop aja pak

      Delete
  25. Assalamualaikum, Pak semisal yang saya drop out adalah salah satu respondennya yang jawabannya membuat tidak valid bagaimana pak? Apakah ada teori yang bisa mendukung untuk meyakinkan tindakan saya ini? Terimakasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. wa'alaikumsalam.. drop out itu untuk item pertanyaan mbak, bukan untuk responden.. jika jawaban yang diberikan tidak representatif maka.. mending ganti responden saja

      Delete
  26. Mau tanya.jika pada penelitian saya terdapat 5 alternatif jawaban dan nilai skor jawaban 1-5.nah berapa skor yg dianjurkan agar butir pernyataan valid?

    terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. kok skor yang di anjurkan pak.. hehe.. natural saja sesuai jawaban responden lalu bapak uji validitas

      Delete
  27. Maaf pak saya mau nanya. Apakah data yg valid tetapi tidak reliabel dapat dilakukan penelitian selanjutnya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. tidak bisa mbak.. karena uji validitas dan reliabilitas itu adalah syarat mutlak angket dapat digunakan sebagai instrumen penelitian

      Delete
  28. Selamat pagi pak Sahid
    Pak saya mau tanya,
    saya menyebarkan kuisioner dengan total 21 butir pertanyaan untuk var. X dan 14 butir pertanyaan untuk var. Y, dan setelah diuji validitas dan realibel semua butir pertanyaan saya. 21 dan 14 butir pertanyaan itu semuanya VALID dan REALIBEL pak, tidak ada 1 pun yang gugur,
    Nah ... apakah kasus seperti ini dianggap sah pak, dan tidak menimbulkan kejanggalan ?
    sedangkan saya melihat hasil teman2 saya, mereka ada butir pertanyaan yg TIDAK VALID.

    Mohon balasannya pak,
    Terimakasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. sah sah saja mbak.. itu wajar kok mbak..

      Delete
  29. pak mau nanya. untuk uji coba kuesioner minimal berapa responden yah?

    ReplyDelete
    Replies
    1. dalam beberapa referensi memang tidak dijelaskan berapa batas minimal jumlah responden untuk tryout dalam uji validitas.. umumnya untuk uji coba menggunakan sample uji coba sebanyak 20 atau 30 responden diluar sampel namun masih merupakan bagian dari populasi

      Delete

Pengunjung yang baik pasti meninggalkan komentar yang bijak dan membangun, terimakasih