Cara Menyajikan Data Skor Hasil Angket yang efektif Dalam Penelitian

Cara Menyajikan Data Skor Hasil Angket yang efektif Dalam Penelitian | Setelah sobat selesai membuat angket penelitian, maka tahap selanjutnya adalah membagikan angket tersebut untuk dijawab oleh para responden. Setelah semua angket dijawab oleh responden, maka perlu disajikan hasil dari angket tersebut. Penyajian data skor hasil angket dalam penelitian merupakan salah satu cara yang efektif untuk mempermudah peneliti dalam membuat analisis dan uji-uji selanjutnya. Skor hasil angket akan sangat mudah dipahami oleh pembaca jika disajikan dalam bentuk tabel.

Untuk memberjelas pemahaman kita maka berikut saya sajikan contoh penyajian data skor hasil angket dalam penelitian dalam penelitian yang saya lakukan mengenai Pengaruh Persepsi mengenai Pentingnya Organisasi IPM dan Kepercayaan (Trust) pada Calon Ketua Terhadap Partisipasi dalam Pemilihan Ketua pada Anggota IPM Kelas XI SMK Muhammadiyah Delanggu Kabupaten Klaten Tahun Pelajaran 2012/2013.

Berdasarkan judul di atas, maka saya mempunyai tiga variabel, yakni dua variabel bebas (X1 dan X2) dan satu variabel terikat (Y).
X1 : Persepsi mengenai Pentingnya Organisasi IPM.
X2 : Kepercayaan (Trust) pada Calon Ketua
Y : Partisipasi dalam Pemilihan Ketua pada Anggota IPM

Penyajian Datanya:
Data Skor Hasil Persepsi mengenai Pentingnya Organisasi IPM

Data Skor Hasil Kepercayaan (Trust) pada Calon Ketua

Data Skor Hasil Partisipasi dalam Pemilihan Ketua pada Anggota IPM

Pejelasanya: 
  1. No responden adalah nomor urut untuk penjawab soal angket penelitian.
  2. Nomor butir angket adalah nomor urut pertanyaan dalam angket penelitian.
  3. Angka yang berada di tengah adalah nilai yang diperoleh responden atas jawaban terhadap butir angket penelitian.
  4. Skor total adalah nilai keseluruhan yang diperoleh untuk masing-masing responden atas jawabannya.

Jika sobat ingin melihat lebih detail mengenai cara menyajikan data skor hasil angket dalam penelitian yang saya lakukan, silahkan download di bawah ini.

Demikian postingan mengenai Cara Menyajikan Data Skor Hasil Angket yang efektif Dalam Penelitian, semoga dapat bermanfaat. Jika ada kritik dan saran silahkan berkomentar di bawah ini.

Baca juga lainnya:

36 Responses to "Cara Menyajikan Data Skor Hasil Angket yang efektif Dalam Penelitian"

  1. permisi pak/bu, maaf saya ingin bertanya, bagaimana cara menghitung jawaban setiap responden atas pertanyaan-pertanyaan dari kuesioner? terima kasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. sesuai dengan nilai yang sudah ditetapkan.. misalkan opsinya adalah :
      nilai 1 = tidak setuju
      nilai 2 = netral
      nilai 3 = setuju

      Hapus
    2. ok mas terima kasih.
      saya ingin bertanya lagi, saya sedang melakukan penyusunan skripsi, dengan menggunakan 2 variabel.
      variabel 1, saat saya meng-analyze data validitas berhasil,
      namun pada saat saya menginput variabel ke-2, saat saya meng-analyze,
      ada tulisan WARNING, The determinant of the covariance matrix is zero / approx. zero. Statistics based on its inverse matrix cannot be computed and they are displayed as system missing values.

      bagaimana cara mengatasi ny ?
      makasih mas.

      Hapus
    3. Untuk Jawaban atas pertanyaan mas Yonanda sudah saya tulis pada komentar mas di youtube:

      https://www.youtube.com/watch?v=ouSIm3mnFKs

      Hapus
  2. mas, saya mau nanya, dari hasil tabulasi angketnya, data ditengah itu rata rata jawaban yang paling banyak dipilih kh?

    BalasHapus
    Balasan
    1. bukan pak.. itu distribusi jawaban dari responden

      Hapus
  3. Mas misalnya itu angket kualitatif, setelah di tabulasikan apakah langsung dideskripsikan

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya betul.. langsung di analisis statistik deskriptifnya

      Hapus
  4. mas kalo misalnya untuk menentukan skore negative untuk pertanyaan mengani sikap dengan menggunakan skala likert bagaimana yah mas.mhon dibantu.terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. mungkin yang mbak maksud pertanyaan negatif ya.. mbak tinggal balik aja skalanya... misal pertanyaan apakah anda sering berbuat gaduh dikelas?? jika siswa jawab sangat sering.. maka nilainya 1.. begitu saya kira mbak

      Hapus
  5. zouber.nissan@gmail.com itu email saya bisa di email ga?

    BalasHapus
  6. Pak saya lagi nyusun skripsi..datanya 26 responden tiga vsriabel...x1,x2,dan y..masing2 10 pertanyaan..udah saya olah hasilnya normalitas,validitas, dan reabilitasnya ok..tapi uji f nya tidak ada korelasi karena f hitung < f tabel sig > dari alpha..
    Dan uji t nya tidak signifikan karena sig > alpha.
    Mohon pencerahannya thanks

    BalasHapus
    Balasan
    1. tidak bepengaruh antara x terhadap y itu sesuatu yang lumrah terjadi pak.. dan itu tidak masalah dalam penelitian

      Hapus
  7. Pak mohon bantuan untuk sharing
    saya ada kesulitan ntuk analisis angket keprcayaan diri (Ya/tidak),
    1. data hasil angket tertutup (ya/tidak) itu jenis datanya ordinal atau interval?
    2. untuk uji beda kepercayaa diri siswa sebelum dan sesudah pembelajaran di kelas X1, saya menggunakan uji mc nemar / uji t test paired samples?
    Terima Kasih

    BalasHapus
  8. mohon dibantu. apakah pertanyaan tertutup selalu skala likert? terimakasi

    BalasHapus
    Balasan
    1. tidak selalu mbak..bisa juga dengan ya=1 dan tidak=0

      Hapus
  9. kalau hanya 4 contoh :
    1. sangat kecil
    2. kecil
    3. besar
    4. sangat besar

    apakah bisa pak dalam penyusunan kuesioner tanpa menggunakan skla likert

    BalasHapus
  10. mas mohon bantuan untuk menskalakan total skor masing2 responden gmn ya? setelah total skor dijumlah kemudian dibagi jumlah responden keluar rata2, setelah itu bgmn? terimakasih
    menggunakan 3 skala saja

    BalasHapus
  11. assalamualaikum, maaf mau nanya klo mau buat kategorisasi dengan 4 alternative jawaban bgmn yah?? mohon penjelasannya. makasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. kurang lebih caranya sama seperti panduan di atas.. skor maksimal 4 skor minimal 1

      Hapus
  12. Gimana caranya menyajikan tabel angket dalam persen?

    BalasHapus
  13. mau tanya mas...kalau ada item yang reverse scoring (Balik skor) cocok nya di simpulkan pakai apa ya? kalau pakai tabel distribusi frekuensi bagaimana?

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya kurang begitu paham dengan pertanyaan yang anda ajukan.. tolong diperjelas ya

      Hapus
  14. maaf saya mau tanya, ada yang saya belum paham, untuk angka yang berada di tengah itu cara menentukannya bagaimana? kan jawaban dari responden dalam satu pertanyaan bermacam-macam, misalnya pertanyaan pertama, dari 10 orang responden yang menjawab sangat setuju dengan skor 5=5 orang, setuju dengan skor 4=2 orang, kurang setuju dengan skor 3=3 orang, tidak setuju dengan skor 2=0 orang, sangat tidak setuju dengan skor 1=0 orang. apakah diambil dari skor yang paling besar saja atau bagaimana. mohon bantuannya, terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semua skor dipakai mbak.. sesuai dengan jawaban yang diberikan responden atas item kuesioner

      Hapus
  15. Pagi pak, mau tanya nih... Mohon bantuannya...
    Saya kan membuat 15 pertanyaan angket pakai skala Likert ( SS, S, N, TS, STS ).
    Y = ...
    X1 = ... ( Pertanyaan No. 1 s/d 5 )
    X2 = ... ( Pertanyaan No. 6 s/d 11 )
    X3 = ... ( Pertanyaan No. 12 s/d 15 )
    Yang ingin saya tanyakan adalah utuk pertanyaan No. 1 s/12 dan 15 pemakaian Skor : SS = 5; S = 4; N = 3; TS = 2; STS = 1.
    Tapi pertanyaan No 14 saya ini kalau mengikuti penskor'an diatas rasanya kurang pas karena inti pertanyaannya : Setujukah Saudara, saat... ... TIDAK SATUPUN... ... ?
    Hanya pertanyaan ini yang memakai kata TIDAK.
    Apakah khusus No. 14 ni skornya saya rubah? Karena dari buku yang saya baca kalau PERNYATAAN NEGATIF skornya berubah ( SS = 1; S = 2; N = 3; TS = 4; STS = 5 )
    Kalau itu dirubah, gimana dalam peninputan di Excel nanti karena dari No. 1 /sd 13 dan 15 misalnya peserta 1 menjawab SS kan kita kasih 5 tapi pas di No. 14 ada pembalikan nilai?
    Apakah kita jadikan satu semuanya ( Skor tetap diawal SS = 5 )?
    Trima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya paham maksud bapak.. itu namanya pertanyaan atau peryataan positif dan negatif.. bapak tinggal balik saja penskorannya pada pernyataan negatifnya. misal pada item positif maka SS=5, sedangkan pada item negatif maka SS=1

      Hapus
  16. Kalau pakai nya angket terbuka biasanya analisa data nya gmn pak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hipotesis penelitian yang mbak ajukan bunyinya seperti apa??

      Hapus
  17. Assalamualaikum pak. Sy fian dr universitas halu oleo kendari. Saat ini sy lagi meneliti pengaruh pengalaman, pelatihan dan skeptisme profesional terhadap kemampuan auditor internal dalam mendeteksi kecenderungan kecurangan. Sy mengalami kendala dalam jawaban responden pak. Rata2 jawaban responden berkisar pada jawaban SS,S n N. Apa dengan jawaban responden sprt itu bs diolah ke aplikasi SPSS pak? Apa hasilnya akan berdistribusi normal jika jawaban responden hny SS, S n N tanpa adanya jawaban STS n TS? Adakah teori yang mendukung pengolahan data trsebut pak? Mohon jawabanx pak. Terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jawaban apapun yang diberikan responden tetap bisa diolah dengan SPSS, Kalau masalah hasilnya normal atau tidak, valid atau tidak, itu semua perlu kita buktikan dulu dengan serangkaian uji statistik

      Hapus
  18. Cara merekap data kuisioner ke dalam excel checklist (lebih dari satu jawaban itu seperti apa ya?

    BalasHapus

Pengunjung yang baik pasti meninggalkan komentar yang bijak dan membangun, terimakasih