Google+ Followers

Site Info

Home » , » Uji One Sample t Test dengan SPSS

Uji One Sample t Test dengan SPSS

Uji One Sample t Test dengan SPSS | Uji perbedaan rata-rata satu sampel atau sering di kenal sebagai uji one sample t test berguna untuk mengetahui perbedaan nilai rata-rata populasi yang digunakan sebagai pembading dengan rata-rata sebuah sampel. Dari hasil uji ini akan diketahui apakah rata-rata populasi yang digunakan sebagai pembading berbeda nyata secara signifikan dengan rata-rata sebuah sampel, jika ada perbedaan rata-rata manakah yang lebih tinggi.

LANGSUNG KE CONTOH KASUSNYA :

Dari 10 orang mahasiswa yang aktif di UKM yang dipilih secara acak, Indeks Prestasinya (IP) adalah 2,75; 3,00; 2,96; 3,80; 3,10; 2,60; 3,04; 2,05; 2,70 dan 2,10. Apakah data tersebut dapat dijadikan sebagai bukti bahwa IP mahasiswa yang aktif di UKM tidak kurang dari 3,00? Gunakan taraf signifikansi 5% dan diasumsikan data menyebar secara normal.

LANGKAH-LANGKAH PENGUJIANNYA :

1. Buka program SPSS
2. Klik variable view pada SPSS Data editor
3. Pada kolom Name, ketik IP pada barisan pertama
4. Pada kolom Decimals, ketik 2
5. Pada kolom Label, ketik Indeks Prestasi pada baris pertama
6. Abaikan kolom yang lainnya
7. Klik Data View, pada SPSS Data editor
8. Klik datanya sepeti seperti data di atas
9. Selanjutnya, klik menu AnalyzeCompare MeansOne Sampel T Test. Maka akan muncul kotak dialog sebagai berikut:

Uji One Sample t Test dengan SPSS

10. Masukkan variabel Indeks Prestasi pada kontak Test Variabel (s)
11. Ketik angka 3,00 pada kotak Test Value
12. Klik Options, ketik nilai selang kepercayaan yang digunakan pada Confidence Interval dalam hal ini biarkan defaultnya 95%
13. Klik OK untuk mengakhiri perintah

TAMPILAN OUTPUT SPSS :

Uji One Sample t Test dengan SPSS

INTERPRETASI OUTPUT :
Dari Output tersebut di atas kita bisa menguji hipotesis :

Uji One Sample t Test dengan SPSS

PENGAMBILAN KEPUTUSAN :
A. Berdasarkan perbandingan antara thitung dengan ttabel
• Jika statistik hitung < statistik tabel, maka ho diterima
• Jika statistik hitung > statistik tabel, maka ho ditolak

Diketahui thitung output adalah -1,184

Sedangkan statistic tabel dapat dicari pada tabel t :
• Tingkat signifikansi (α) adalah 5% atau tingkat kepercayaan 95%
• df atau derajad kebebasan adalah n-1 atau 10-1=9
• Uji dilakukan dua sisi atau dua ekor karena akan diketahui apakah rata-rata IP mahasiswa yang aktif di UKM lebih kecil dari 3,00 atau tidak. Perlunya dua sisi dapat diketahui pula dari output SPSS yang menyatakan 2 tailed
• Dari tabel t didapat angka = 2,2622

Keputusan :

Oleh karena t hitung terletak pada daerah H0 diterima, berarti bahwa rata-rata IP mahasiswa yang aktif di UKM tidak kurang dari 3,00

B. Berdasarkan perbandingan nilai probabilitas (sig.)
• Jika probabilitas > 0,05, maka Ho diterima
• Jika probabilitas < 0,05, maka Ho ditolak

Keputusan :
Terlihat bahwa thitung adalah -1,184 dengan probabilitas 0,267. Oleh karena probabilitas 0,267 > 0,05, maka Ho diterima, berarti bahwa rata-rata IP mahasiswa yang aktif di UKM tidak kurang dari 3,00
Bagaimana sobat rumit banget, tapi tenang aja dengan banyak latihan rutin dan ketekunan pasti bisa dengan mudah sobat dapat melakukan Uji One Sampel t Test dengan SPSS

Artikel Berikutnya : Uji Paired Sample t Test dengan SPSS

[Search : Uji One Sample t Test dengan SPSS, Cara melakukan Uji One Sampel t Test dengan Program SPSS, Langkah-langkah Uji One Sampel t Test, Tutorial Uji One Sampel t Test bergambar, Uji perbedaan rata-rata satu sampel dengan SPSS]

4 komentar:

  1. Jika masih ada yang belum jelas komen aja gan???

    ReplyDelete
  2. boleh ga minta tolong bagaimana uju t tapi satu pihak. soalnya saya mencari caranya tapi susah..

    ReplyDelete
    Replies
    1. silahkan untuk order melalui sms aja mbak, terimakasih

      Delete
  3. mau tanya, kalo hasil uji one sapmle t-test signifikan negatif pengertiannya bagaimana ya? thanks

    ReplyDelete

Pengunjung yang baik pasti meninggalkan komentar yang bijak dan membangun, terimakasih