Cara Mengatasi Soal Angket yang Tidak Valid

Cara Mengatasi Soal Angket yang Tidak Valid | Banyak temen-temen yang bertanya tentang bagaimana Cara Mengatasi Soal Angket yang Tidak Valid setelah dilakukan uji validitas dengan SPSS. Sebelum saya membahas tentang solusi mengatasi permasalah tersebut, terlebih dahulu saya akan menjelaskan mengapa item soal dalam angket yang sobat buat dengan susah payah itu ternyata setelah di uji validitas hasilnya menyatakan bahwa item angket tidak valid. Angket tidak valid bisa disebabkan oleh beberapa hal yakni : Soal yang dibuat kurang jelas sehingga membuat para responden bingung memilih jawaban yang mana. Sebab lain angket tidak valid yakni karena jawaban yang diberikan oleh responden tidak konsisten. Ketidakkonsistenan ini bisa dikarenakan responden malas menjawab terhadap item soal angket yang kita berikan atau secara sederhana reponden menjawab soal tersebut asal-asalan, sehingga item yang seharusnya mendapatkan nilai jawaban tinggi malah menjadapatkan jawaban rendah atau sebaliknya.

Kriteria Angket Dikatakan Valid atau Tidak Valid

Seperti yang kita ketahui bersama dalam uji validitas dengan program SPSS, Item anget dinyakatan valid jika nilai rhitung > nilai rtabel. Sebaliknya, jika nilai rhitung < nilai rtabel item angket tersebut dinyatakan tidak valid. Untuk memperjelas pemahaman sobat berikut saya tampilkan contoh anget yang valid dan yang tidak valid setelah dilakukan uji validitas dengan SPSS.

Cara Mengatasi Soal Angket yang Tidak Valid

Setelah mengetahui penyebab mengapa angket tidak valid, dan mengetahui kriteria angket yang valid maupun yang tidak valid. Selanjutnya, saya akan memberikan Cara Mengatasi Soal Angket yang Tidak Valid. Banyak cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi item angket penelitian yang tidak valid, yaitu :
  1. Memperbaiki pertanyaan dalam angket yang tidak valid dan membagikan ulang kepada responden untuk dijawabnya. Tentunya jika item angket di ulang, pertanyaan yang disusun harus lebih baik dari sebelumnya, Sekaligus peneliti harus memastikan bahwa responden menjawab pertanyaan tersebut dengan serius. Kelemahan dari cara ini adalah membuang banyak waktu, dan tidak ada jaminan bahwa angket yang ulang dapat valid setelah di lakukan pengujian kembali
  2. Melakukan drop terhadap angket yang tidak valid. Drop disini maksudnya membuang item-item soal yang tidak valid setelah dilakukan pengujian atau dengan kata lain tidak mengikutkan nilai item anget yang tidak valid dalam perhitungan selanjutnya, seperti uji reliabilitas. Namun jika item soal dalam angket tersbut dianggap penting, maka lakukan langkah pertama atau langkah ketiga ini.
  3. Cara lain yang bisa dilakukan untuk Mengatasi Soal Angket yang Tidak Valid adalah dengan melakukan prediksi angket valid. Maksudnya begini, sobat bisa mengubah nilai-nilai anget yang dianggap menggangu dan membuat nilai anget tersebut tidak valid. Namun ingat ini haya PREDIKSI, jika setelah nilai diubah dan uji, item angket tersebut menjadi valid, maka selanjutnya lakukan cara yang pertama, namun dengan memberikan penekanan terhadap responden dan banyak berdoa agar jawaban yang diberikan responden sesuai dengan prediksi yang sobat buat tadi. Jangan mengubah nilai angket tandapa melakukan cara yang pertama, karena itu termasuk manipulasi data dan tidak saya anjurkan.

Tips dari saya sebelum memutuskan untuk menyebar angket kepada responden, gunakanlah angket uji coba dulu dan diberikan kepada reponden uji coba jugan dengan jumlah yang lebih sedikit, sehingga jika terjadi permasalahan tidak valid, untuk solusinya dapat lebih mudah karena responden uji coba hanya sedikit.

Bagaimana sobat, mudah-mudahan cukup jelas ya, semoga postingan ini dapat menjadi jawaban bagi pertanyaan-petanyaan kemarin tentang uji validitas. Untuk, keputusan mau pakai cara yang mana itu tergantung pada kebutuhan penelitian dan waktu sobat. Terimakasih.

[Search : Cara Mengatasi Soal Angket yang Tidak Valid, Solusi mengatasi Item Angket yang Tidak Valid, Tips membuat angket valid dalam penelitian, ketahui penyebab angket tidak valid, Kriteria Angket Dikatakan Valid atau Tidak Valid]

276 Responses to "Cara Mengatasi Soal Angket yang Tidak Valid"

  1. Pak saya mau tanya, saya punya 3 masalah yg masing-masing punya 1 solusi. Kemudian solusi tersebut akan saya ujikan ke responden saya 5 orang yg semuanya merupakan expert dalam membahas masalah dan solusi saya tadi dengan skala likert 1-5 (sangat tidak setuju - sangat setuju). pengujian statistik apa yg saya gunakan untuk mendapatkan hasil bahwa rekomendasi saya dapat diterima. Terimakasih

    BalasHapus
  2. Wa'alaikumsalam..jika anda menggunakan tryout maka tryout tersebut dibagikan di dalam populasi tetapi bukan sample penelitian pak

    BalasHapus
  3. Ass
    Boleh saya nanya, selain penjelasan diatas ada cara lain atau tidak untuk menormalkan data?
    Terimakasih

    BalasHapus
  4. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  5. Malam mas, Mau tanya
    Bahaimana jika ketika uji validitas lebih banyak soal yang tidak valid ? Apa harus diperbaiki atau tidak ??
    Uji validitas saya 30 yg valid hanya 7 bagaimana solusinya mas ? Terimakasih h

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau banyak yang tidak valid sebaiknya perbaiki kuesioner lalu lakukan penyebaran ulang

      Hapus
  6. Malam pak, target sampel saya 145, sedangkan sekarang saya baru dapat 68. Apakah ada rumus untuk memperbanyak jumlah sampel? Di excel mungkin. Karena waktunya mepet, saya takut tidak mencapai jumlah sampel sesuai target. Mohon bantuannya pak. Trims

    BalasHapus
  7. kak saya mau tanya buku yang menyatakan soal kuisioner yang tidak valid pengarang nya siapa ya? tahun berapa terbitnya.
    karna saya disuruh cari buku tentang masalah soal kuisioner yang tidak valid
    terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Penulis : Joko Widiyanto, S.Pd., M.Pd
      Tahun : 2012
      Judul buku : SPSS For Windows
      Penerbit : Badan Penerbit-FKIP UMS

      Hapus
  8. tapi bagaimana jika item yang dibuang tsb diperbaiki lalu diuji kembali apakah ttap tidak diikutkan dalam uji reliabilitas?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau item yang tidak valid diperbaiki dulu hingga valid maka boleh kok dimasukkan juga dalam uji reliabilitas

      Hapus
  9. Selamat malam Pak. Saya menggunakan n = 111 nah untuk menentukan r tabelnya dengan tingkat signifikansi 5% berapa ?
    Mohon pencerahannya

    BalasHapus
    Balasan
    1. untuk N 111 bisa pakai nilai yang terdekat dengan n 111 pada signifikansi 5%.. yang terdekat untuk n 111 adalah n 100 maka nilai r tabelnya adalah 0,195

      Hapus
  10. assalamualaikum wr wb...
    maaf kk saya mau bertanya, pertanyaan kuisioner saya ada 19 pernyataan,variabel x ada 2 , variabel y ada 2, jadi semuax 4 variabel.
    tiap variabel ada 5 indikator, terus saya buat pernyataan 1 indikator (1 pernyataan) apakah nanti tidak berpengaruh kalau sd di olah datax kak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wa'alaikumsalam. prosedur yang anda lakukan sudah benar kok. silahkan lanjut

      Hapus
  11. Permisi saya mau tanya, kalau saya ganti pertanyaan yang tidak valid, tapi hanya ganti beberapa kata/kalimat dengan inti pertanyaan yang sama, apakah boleh?

    BalasHapus
    Balasan
    1. boleh asal redaksinya mudah dipahami oleh responden mbak

      Hapus
  12. permisi pak, saya mau nanya. Gini pak, permasalahan dan fenomena di peneltian saya kan negatif. nah saya bikin kuesionernya semuanya berbau positif dan mengacu pada semua indikator plus saya kaitkan jg dg fenomena. tapi, hampir seluruh jawaban responden itu SS sama S. itu bagaimana ya pak ? pdhl informasi yg saya dapatkan juga berdasarkan hasil wawancara

    BalasHapus
    Balasan
    1. berarti jawaban responden cenderung tidak bervariatif mbak. hal ini bisa menjadi penyebab item soal dinyatakan tidak valid dalam uji validitas

      Hapus
  13. Assalamualaikum Pak saya mau tanya
    dri 10 pernyataan hasil validasinya Valid namun ketika uji Relibilitas ternyata kurang dari yang di isyaratkan , lalu bagaiman cara mengatasinya ? apa saya membuang butir dengan skala yang besar atau seperti apa pak ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wa'alaikumsalam. berarti tidak reliabel pak. solusinya perbaiki kuesioner lalu lakukan penyebaran ulang kepada responden

      Hapus
  14. aslamulaikum pak,perkenalkan saya aziz saya mau tanya pak saya sudah melakukan TO, untuk variabel Y terdapat 4 aspek, nah untuk aspek pertama ada 4 indikator, indikator yang ke 3 terdapat aitem pernyataan 4 buah, terdiri dari 2 favo dan 2 unfavo dan 4 aitem ini gugur pak, saya di minta melakukan TO ulang oleh pembimbing, sedangkan indikator pertama kedua dan ke empat masih bisa mewakili, mohon bantuanga pak terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wa'alaikumsalam. cukup perbaiki item yang tidak valid saja dan belum mewakili variabel penelitian lalu bagikan ulang kepada responden

      Hapus
  15. setahu saya itu karena jawaban responden kurang bervariasi mbak. Mungkin bisa menambah responden atau skala pengukurannyanya diubah menjadi lebih banyak opsi.

    BalasHapus
  16. Assalammualaikum pak, bagaimana jika saya menggunakan dua skala dalam 1 variabel? 1 variabel tsb memuat beberapa item pertanyaan, nah beberap pertanyaan menggunakan skala likert, beberapa lainnya menggunakan skala nominal. Bagaimana uji validasinya ya pak? apakah bisa demikian atau saya harus menyeragamkan skalanya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wa'alaikumsalam. setahu saya harus diseragamkan mbak kalau untuk variabel yang sama

      Hapus
  17. Pak angket saya termasuk dalam keusioner benar-salah , jawaban responden sudah bervariatif, tapi kok masih tidak valid. Kenapa ya pak? Mohon banntuannya pak. Terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. untuk kuesioner dengan skala guttman, memang dalam prakteknya banyak yang menggunakan uji validitas pearson. namun untuk valid memang sulit karena variasi jawaban memang rendah. untuk itu paling cocok untuk skala guttman pakai uji validitas dengan rumus koefisien reprodusibilitas dan koefisien skalabilitas

      Hapus
  18. Min adakah tutorial validasi menggunakan CFA?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Maaf untuk saat ini belum ada. terimakasih atas masukkannya

      Hapus
  19. Selamat sore pak, apakah penelitian yang sifatnya ingin mengetahui pendapat seluruh karyawan juga perlu melakukan uji validitas ?, jika perlu apakah diambil dulu 30 orang dari total populasi. kemudian angket yang dinyatakan valid diuji kembali kepada total populasi - 30 orang... atau boleh saja tanpa melakukan uji validitas ?, tks banyak pak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Idealnya untuk mengetahui kelayakan dan kehadalan kuesioner atau angket tetap harus dilakukan uji validitas dan reliabilitas instrumen. teknisnya boleh pakai tryout dulu 20 atau 30 orang di luar sampel tapi masih bagian dari populasi. atau uji validitas dan reliabilitas bisa langsung dilakukan sekaligus untuk seluruh sampel penelitian.

      Hapus
  20. Pak saya mau bertanya jika soalnya valid tetapi tidak reliabel apakah soal tersebut diterima?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tidak dapat diterima. sebab tidak reliabel itu artinya tidak handal atau tidak konsisten jika digunakan sebagai alat pengumpul data

      Hapus
  21. Assalamualaikum pak. Saya sekarang lagi melakukan penelitian. Dan dalam proses uji validitas data. Ada instrumen penelitian nya yang tidak valid. Dan setelah tidak valid instrumen penelitian itu saya buang atau di drop up, namun dosen pembimbing saya minta argumen ada ngk pernyataan yang membolehkan instrumen pertanyaan penelitian itu dibuang? Terima kasih pak. Mohon pencerahannya.

    BalasHapus
  22. Maaf mau Tanya dalam menentukan kategori responden sperti "baik cukup kurang" apakah item yang tidak dinyakan valid diikut sertkan saat mlkukn skoring ?

    BalasHapus
  23. boleh tau itu teorinya siapa yg menyatakan "mengatasi angket yang tidak valid

    BalasHapus
  24. pak saya mau nanya abila data tidak reliabel apakah masih bisa menlanjut pengolahan selanjutnya? terimakasih

    BalasHapus
  25. Adakah teori yang mendukung "kita dapat menggunakan instrumen angket yang sudah pernah digunakan penelitian sebelumnya"? jika ada pendapat siapa ya pak?

    BalasHapus
  26. Selamat pagi pak sahid, maaf saya ingin bertanya, Kuesioner saya ada 18 item, kemudian setelah uji validitas terdapat 1 yang tidak valid, ingin sy drop out, namun tidak ada yang mewakili item tersebut pada item-item lainnya..
    mohon pencerahannya pak, terimakasih pak sahid

    BalasHapus
  27. maaf kak mau tanya refrensi dari mana ya kak ? mohon dibalas
    terimakasih

    BalasHapus
  28. Saya juga sama pak..variabel konstan itu..artinya valid atau nggak ya pak?
    Terima kasih.

    BalasHapus
  29. selamat siang pak, saya mau nanya. jika hasil uji validitas saya menyatakan bahwa ada bbrp butir soal angket yg tidak valid, sedangkan ketika dilakukan uji reliabilitas menyatakan bahwa angket saya reliabel, apa perlu dilakukan drop butir soal atau penyebaran ulang angket sampai semua butir soal pada angket saya valid? terima kasih pak sblmnya

    BalasHapus
  30. Assalamu'alaikum Bapak, mohon maaf saya mau menanyakan perihal cara mengatasi angket yg tidak valid di atas. . Kan ada 3 cara, apakah itu ada landasan teorinya .Seperti dari buku atau jurnal? . Mohon bantuannya . Terimakaaih

    BalasHapus
  31. Pak saya mau tanya, dalam penelitian saya menggunakan variabel kepuasan kerja dimana dalam kepuasan kerja tersebut ada 3 dimensi, dan masing masing dimensi ada yang diwakili 3 indkator dengan tiap indikator diwakili satu pernyataa. Dan pada saat uji validitas ada satu pernyataan yg tidak valid , apakah bisa langsung saya drop yg otomatis indikator tersebut juga saya drop ? Mohon dibantu pak penjelasannya

    BalasHapus
  32. pak mau tanya kalo eksperimental itu bisa dimulai ujinya validitasnya bila datanya cuma pretest doang??

    BalasHapus
  33. selamat siang pak, saya mau tanya, kalau 15 pertanyaan menggunakan skala likert dan 1 pertanyaan menggunakan guttman, sudah di uji validitas dan yang guttman tidak valid, apakah karena skala guttman dan likert tidak bisa di gabung atau karena memang soalnya yang kurang jelas ya pak?

    BalasHapus
  34. Assalamualikum pak izin melanjutkan bertanya, tapi jika dalam aspek itu pertanyaannya gugur semua bagaimana pak; misalkan saya ada 1 aspek, dan terdiri dari 4 pertanyaan, tapi itu gugur semua, apa yang harus dilakukan pak. terima kasih

    BalasHapus
  35. lalu solusianya seperti apa pak, saya juga saat melakukan tryout ada salah satu indikator yang gugur

    BalasHapus
  36. Assalamualaikum wr wb mau bertanya pak, apabila dalam penghitungan ada yg tidak valid bagaimana ya pak, apakah karena responden saya cuma 15

    BalasHapus
  37. Mau nanya adakah literatur yang memperbolehkan berapa persen data yang boleh valid dan tidak valid? atau semua data harus valid?

    BalasHapus
  38. Assalamu'alaikum
    selamat siang pak, maaf izin bertanya, jika hasil uji validitas ada beberapa item tidak valid namun saat di uji reliabilitas hasilnya tinggi semua dan lolos uji normalitas, multikolinieritas, uji heteroskedastisitas, uji F, dan uji koefisien determinasi.. namun saat uji t, nilai Sig. > 0,05, variabel X1 < t tabel (nilai negatif) dan X2 tidak berpengaruh..

    yang saya tanyakan:
    1. apa yang harus saya lakukan agar saya bisa mengikutkan item yang tidak valid menjadi valid tanpa di drop out?
    2. bagaimana mengatasi nilai Sig. agar < 0,05?
    3. apa maksud variabel X1 hasilnya negatif, saya pernah liat kalau hasil negatif tetap berpengaruh asalkan X1<t tabel dan kasusnya sama sperti saya? dan bisakah diubah agar hasilnya positif dan berpengaruh?
    4. bagaimana caranya agar variabel X2 hasilnya berpengaruh?

    terimakasih bnyak pak

    BalasHapus
  39. ingin bertanya, apakah bileh uji validitas dan reliabilitas dengan 1 pertanyaan saja ?

    BalasHapus
  40. Selamat malam pak saya hendak bertanya..
    Saya melakukan TO uji validitas dan reliabilitas dengan jumalah 20 soal. Dari 20 soal tersebut yang valid 15. Dan saya lakukan uji reliabilitas semuanya reliabel pak.

    Pertanyaan saya jika saya perbaiki kalimat soal yang tidak valid kemudian saya bagikan ulang lagi tetapi hanya soal yang tidak valid saja apakah boleh pak?

    Teirma kasih pak mohon jawabannya

    BalasHapus
  41. Selamat siang. Izin bertanya, kalau memang salah satu penyebab tidak valid adalah jawaban yg tidak konsisten antar responden. Bagaiamana bila memang itu hasil sebenarnya? Misal memprediksi minat menjadi guru. Nyatanya memang beragam tidak semua mahasiswa pendidikan ingin menjadi guru. Apakah alternatif 3 harus dilakukan (misalnya kuisioner di sebar hanya kepada yang minat saja menjadi guru. Mohon bantuan dan jawabannya. Terimakasih

    BalasHapus
  42. Maasyaa allah, Terimakasih pak atas penjelasannya, sangat memuaskan semoga Sehat selalu pak dan tetap rendah hati

    BalasHapus
  43. Pak mao tanya mengapa item negatif tidak bisa valid pada item postif?

    BalasHapus
  44. Assalamu'alaikum Pak... Mohon maaf pak izin bertanya.
    Saya sedang melakukan penelitian skripsi pak, kebetulan instrumen penelitian saya sudah saya sebar ke sampel penelitian saya, tetapi saya belum menguji validitas dan reliabilitasnya terlebih dahulu. Yang saya takutkan nanti jika sudah menguji ke spss ternyataa hasilnya tidak valid &tidak reliabel. Kebetulan yg sudahsaya bingungkan sudab terjawab oleh pembahasan bapak, dan saya baru tau ternyata langkah yg benar itu melakukan uji validitas dn Reliabilitas terlebih dahulu pada subjek uji coba sebelum ke subjek Sampel penelitan. Jadi yg mau saya tanyakan yaitu jika ada soal/ instrumen yg tidak valid/tidak reliabel, berarti nanti saya memperbaiki dg cara semua siswa saya suruh menjawab ulang pak? Atau hanya beberapa siswa saja? Cara menentukan yg perlu menjawab ulang ada brpa subjek/ siswa itu bagaimana ya pak? Terimakasih

    BalasHapus
  45. Maaf pak saya mau tanya, data/nilai yg dimasukkan ke SPSS untuk dilakukan uji validitas dan reliabilitas itu memakai data/ nilai yg mna? Aplikah yg digunakan/ dimasukkan itu hasil yg dari subjek diluar sampel atau subjek yg di dalam sampel penelitian? Terimakasih pak

    BalasHapus
  46. Apakah responden yang sedikit bisa menyebabkan instrumen jadi tidak reliabel?

    BalasHapus
  47. Assalamualaikum pak, maaf saya mau tanya.. setelah saya memasukan data ke spss dan hasil korelasi nya ada yang begini pak pernyataannya.. "a.Cannot be computed because at least one of the variables is constant." ini artinya apa ya pak?

    BalasHapus
  48. Mau tanya pak, jumlah item awal 15 dan 4 tidak valid, lalu saya mengikuti poin no 1 yang tdk valid dibuang. Terus setelah diujikan kembali masih tetap ada yang tidak valid padahal sebelumnya valid, itu kenapa pak? Terimakasih...

    BalasHapus
  49. Halo kak saya mau tanya dari pernyataan kk sebelumnya yg menyebutkan kalau 1 indikator min 2 pertanyaan. Di salah satu indikator saya awalnya ada 2 pertanyaan, namun dosen pembimbing saya mengatakan item pertanyaan kedua tidak releven dan dihapus saja, maka saya bertanya apakah boleh hanya memilki 1 item pertanyaan, kata beliau boleh dan sudah di acc untuk disebar kuesionernya. Saya takut ketika sidang ditanya mengapa hanya memiliki 1 pertanyaa, itu bagaimana menawabnya ya kak? Terima Kasih.

    BalasHapus
  50. Terima kasih, Pak Sahid, saya banyak belajar dari postingan dan diskusi di kolom komentar yang secara tidak langsung menjawab kebingungan saya.

    BalasHapus
  51. assalmualaikum pak mau ikut tanya juga,kenapa semua jawaban yg relatif positif hasilnya malah tidak valid ya pak, lalu apa yg menjadi penentu nya supaya peluang validnya besar ??? Terima kasih mohon bantuannya pak

    BalasHapus
  52. Maaf pak apakah jumlah item pernyataan yg sedikit dengan jumlah sampel yg banyak akan mempengaruhi data tidak valid. Katakanlah var x item pernyataan 13 jumlah sampel 69
    Y item pernyataan 15 jumlah sampel 69

    BalasHapus
  53. Assalamualaikum..Mohon pencerahannya Pak..
    Langsung saja pak pertanyaan saya :
    1). Apakah ada pengaruh yang signifikan dalam hasil penelitian jika semua butir pernyataan telah valid (misalnya 20 butir pernyataan) dibandingkan dengan hanya 8 butir pernyataan yang valid dari 20 butir pernyataan yang diajukan ?
    2). Jika ada pengaruh yang signifikan sebegaimana poin 1 di atas, apakah ada contoh peneliti yang meneliti masalah ini yang tertuang/bapak miliki sebagai referensi ?

    BalasHapus
  54. Asslamualaikum pak sy ingin brtanya pak , saya ada 14 item pak san yang drop out ada 6 item pak, dr 6 item trsebut terdapat 3 item yang tidak mewakili apakah sy tetap bisa memakai skala tsb pak ?

    BalasHapus
  55. PAk saya mau tanya, sama menyebar kuesioner dengan 20 pertanyaan untuk 150 responden, setealh diuji validasnya ternyata ada 6 yang tidak valid dari 20 soal untuk 150 responden, yang inin saya tanyakan, apakah 6 soal yang tidak valid tersebut dibandingkan dengan 20 soalnya atau dibandingkan dengan dengan jumlah respondennya? Kalau dibandingkan dengan soal maka 6 yang tidak valid dengan sig. 5% terlalu banyak, tapai kalau dibandingkan dengan jumlah responden (150) maka terlalu sedikit untuk jumlah yang tidak palid, mohon pencerahannya, terimaksih.

    BalasHapus
  56. contoh pak alau ukur kecemasan zung self anxiety itu kan baku prlu di uji atau tdk pak

    BalasHapus
  57. kalau tidak dikeluarkan apakah tidak apa2??

    BalasHapus
  58. halo pak permisi kalo mau liat teori ini bisa menghubungi lewat mana ya

    BalasHapus

Pengunjung yang baik pasti meninggalkan komentar yang bijak dan membangun, terimakasih